06 Maret 2020

Blogger Menghadapi Algoritma BERT

Pertanyaan : Apa poin penting yang bisa dilakukan seorang blogger dalam menghadapi alogaritma Google BERT?

Jawaban :

Sepertinya sih masih sama dengan Fred. Hanya diupgrade kemampuan yang sebelumnya cuma mengenali kata per kata jadi mengenali kalimat. Keterkaitan antar kalimat dalam satu halaman bisa jadi akan lebih diperhatikan untuk mengindari spam dari blog gado-gado atau ala-ala AGC.

Dengan peningkatan ini, saya kurang paham apakah meta keyword masih bisa kata per kata atau dibikin kalimat lengkap layaknya meta tittle atau descriptions. Langkah paling aman mending ikutin apa yang disarankan Webmastertools. Toh Bert baru diterapkan di web berbahasa Inggris. Jadi masih ada waktu buat cari info lebih lengkap dan menyesuaikan konten blognya.

Mohon maaf belum bisa banyak membantu.
Terima kasih.
Salam, rwn

Repost dari Quora
Read More

Cara Membuat Merk Dagang Yang Acceptable

Pertanyaan : Bagaimana cara menciptakan merk dagang yang acceptable di dunia?

Jawaban :

Bikin merk dagang, secara umum teorinya sebagai berikut :
  • Mewakili produk
  • Punya makna atau filosofi
  • Singkat, jelas dan menarik
  • Mudah diucapkan, enak didengar dan gampang diingat
  • Universal
Saya bilang teori karena dalam prakteknya kita boleh suka-suka dan yang melanggar aturan di atas ternyata sangat diterima masyarakat juga banyak.

Mewakili maksudnya biar sekali dengar orang sudah nyambung ke produk. Misal Aqua, orang langsung ngeh oh air. Tapi boleh saja produk yang berkaitan air dikasih nama Kaki Tiga.

Merk bahan bangunan


Bermakna lebih ke sisi harapan kita atau apa yang bisa konsumen harapkan dengan merk yang diusung. Misal Durex. Katanya berarti Durability (Ketahanan), Realibility (Tahan uji) dan Excellence (Keunggulan). Teori ini banyak dipakai pada penamaan perusahaan, contohnya PT Sido Muncul atau PT Maju Mapan Sejahtera dll dll

Haruskah selalu bermakna baik? Belum tentu. Di jaman generasi milenial berkuasa, nama-nama ajaib justru lekas naik daun. Misal, Kerupuk Pelakor atau Macaroni Ngehe. Pelakor Ngehe memangnya bagus secara norma umum? Justru itu yang menjadi daya tariknya.


Singkat, jelas, menarik sebenarnya masih berkaitan dengan poin selanjutnya yaitu gampang diucapkan, didengar dan diingat. Disarankan tidak terlalu panjang. Ades atau Equil lebih mudah diucapkan ketimbang Le Minerale atau EternalPlus. Tapi Kapal Api lebih cepat saya tangkap sebagai kopi ketimbang Top.

Universal itu bisa dipakai di mana-mana. Misal, bikin warung makan pakai merk Sudi Mampir. Di Jawa nama itu bagus sekali dan tidak melanggar semua teori pembuatan merk. Di Kalimantan hasilnya beda, orang Dayak Maanyan akan bertanya-tanya, karena Sudi itu berarti alat kelamin. Jadi nama tersebut tidak lah universal.

Tapi anda pernah kan dengar aplikasi keuangan yang mendadak melejit gara-gara kebanjiran bintang 5 dari netizen Indonesia Raya?

 


Itu semua hanya gambaran umum. Saya pribadi cenderung seenaknya ketika bikin merk yang penting suka. Saya pernah bikin keripik dari bibit lele seukuran kelingking, sekenanya saja saya namakan Lebay. Ketika ada yang mempertanyakan, saya bilang saja artinya lele bayi.

Buat saya, merk sekedar nama. Sah-sah saja kita berharap banyak ketika menciptakan nama asalkan tidak lupa bagaimana cara membesarkannya. Ada teman namanya Afiyah yang saya yakin orang tuanya berharap dia selalu sehat. Sayang keluyuran malam terus, hasilnya sakit-sakitan melulu.

 


Saya pilih nama yang susah diucapkan macam Tag Heuer atau yang bermakna kurang bagus seperti Es Teler tapi dikelola dengan baik sehingga orang melupakan arti sebenarnya.

Yang penting, ketika dapat ide jangan lupa untuk ketik di google. Sangat bagus bila nama itu belum ada yang pakai. Takutnya sudah digunakan orang lain dan dipatenkan. Bakal bikin repot bila nanti bisnisnya sudah bertambah besar.

Kira-kira begitu. Mohon maaf bila pendapat saya di atas justru bikin tambah bingung. Semoga bisa segera nemu merk yang bagus dan produknya berkembang pesat sesuai harapan, amiiin.

Terima kasih
Salam, rwn

Repost dari Quora
Read More

05 Maret 2020

Bikin Startup Butuh Keberuntungan

Pertanyaan : Apakah dibutuhkan keberuntungan untuk membuat startup?

Jawaban :

Keberuntungan dibutuhkan di segala hal. Saya pernah kerja sangat keras tanpa berlanjut kaya, pernah usaha dengan modal lumayan ternyata hasilnya minim. Namun sebaliknya pernah lagi bengong tak tau mau ngapain tahu-tahu dikasih proyek besar.


Lanjut ke startup, saya sampai dua kali gagal karena kurang beruntung

Pertama mencoba di aplikasi untuk sekolah dengan pemanfaatan teknologi RFID. Modal sendiri dikerjain keroyokan bareng teman. Riset dan survai pasar oke, supplier perangkat dari China sudah dapat, development hampir selesai, pokoknya tidak terlihat ada masalah besar.

Kesialan terjadi menjelang launching. Bea cukai mendadak ada aturan baru dan lebih ketat, sementara saya kepedean dengan cara lama. Masukin barang secara retail tidak lewat importir.

Saya bilang sial, karena peraturan itu keluar saat pesanan saya sudah dikapalkan. Tidak diurus progres jadi mandek, diurus bikin cashflow saya berantakan dan tidak bisa operasional. Cuma ada dua pilihan yang sama-sama berdampak tidak bisa berlanjut, saya pilih bikin proyek lain dengan niat apabila nanti ada hasilnya bisa dipakai untuk urus itu.


Saya riset lagi cari yang implementasinya relatif tak butuh biaya banyak. Saya nemu kearifan lokal yang mewabah di kampung saya tiap hajatan nanggap dangdut, saweran. Desain dan bisnis plan dibikin, aplikasi mulai dikerjain dan alhamdulillah ada investor yang berminat.

Saya kerjain pakai C++ tapi keberuntungan malah main PHP. Di tengah jalan, viral yang namanya Bigo Live. Investor menarik diri dan saya gagal meyakinkan beliau untuk terus. Alasannya untuk bersaing dengan Bigo, butuh investasi lebih banyak dan waktu yang lebih panjang untuk BEP.



Sejak itu, ide-ide startup saya kubur dulu dalam-dalam. Saya pilih kerjaan kecil-kecilan dulu saja. Suatu saat juga akan besar bila keberuntungan sudah kembali berpihak.

Kira-kira begitu
Terima kasih.
Salam, rwn

Repost dari Quora
Read More

Strategi Bersaing Di Bidang Kuliner

Pertanyaan : Apa saja strategi kita agar bisa bersaing di bidang kuliner?

Jawaban :
Usaha di bidang kuliner, pondasinya adalah citarasa.

Citarasa merupakan kerjasama dari semua yang diterima panca indra yakni perasa, penciuman, perabaan, penglihatan, dan mungkin pendengaran. Atribut makanan hendaknya dapat dinikmati rasanya, aromanya, penampakannya, teksturnya, suhunya dan bila memungkinkan suaranya saat dikunyah.

Penerimaan tentang rasa sangat subyektif, beda orang beda selera. Jadi langkah selanjutnya adalah menentukan target pasar. Mau ke mana, ke siapa produk itu ditawarkan. Pasar baby boomers umumnya suka yang simpel dan kuat unsur kenangan akan masa lalu. Akan berbeda dengan kalangan milenial yang cenderung suka makanan berpenampilan rame dan rada nyeleneh.





Bila menyasar kalangan bawah, harga murah adalah wajib. Tak masalah ambil margin tipis asal perputarannya cepat. Konsumen level ini juga tak terlalu banyak menuntut fasilitas sehingga investasi awal tak harus besar. Di Jogja, Burjo Andeska adalah contoh warung indomie andalan anak kos yang omset sehari mencapai 7 juta dan mempekerjakan 16 karyawan.

Perlu investasi lumayan bila targetnya menengah ke atas, karena buat mereka kuliner bukan sekedar soal makan tapi juga life style. Selain cita rasa, kualitas, pelayanan dan pemilihan lokasi perlu mendapat perhatian lebih. Untuk kasus ini anda bisa berkaca pada Starbucks.

Di jaman medsos hampir menjadi segala-galanya, menjadi viral adalah promosi terbaik. Mendesain interior dan tampilan makanan seinstagramable mungkin adalah cara alami agar pelanggan tertarik berswafoto lalu membagikannya ke follower medsos pribadinya.

Ingin lebih cepat, berikan insentif. Misal diskon sekian persen untuk pembeli yang posting swafoto di warung atau bersama produk. Agar subsidi diskon tidak terlalu jadi beban, tambahin saja syarat ketentuan berlaku misal pembelian minimum, diskon berlaku hanya untuk produk tertentu, follow official account medsos produk, dll dll

Pajang foto-foto menarik dan berkualitas di medsos atau website produk. Bila perlu bayar fotografer profesional, khususnya bila melayani penjualan online atau delivery order.

Jangan sepelekan kekuatan ojek online. Saya pernah menemukan penjual es di seputaran Ambarrukmo. Lokasi warungnya nyelempet di gang sempit agak susah ditemukan. Belum pernah saya lihat ada pembeli tapi selalu ramai oleh pasukan berjaket hijau. Saya tak sempat menanyakan omset tapi secara kasat mata hasilnya lumayan hanya dengan strategi es-nya tampil cantik di aplikasi ojol.



Selain itu, generasi milenial juga suka penasaran dengan produk bernama unik bin ajaib. Untuk sekedar membuka pasar dalam jangka pendek, cara ini bisa diterapkan. Orang Jawa bilang sagropyokan doang. Jadi tanpa didukung citarasa dan kualitas makanan serta pelayanan yang terus dijaga, ga pake lama bakal ditinggal pelanggan.

Kayaknya sih begitu, semoga membantu. Terima kasih.
Salam, rwn

Repost dari Quora
Read More

04 Maret 2020

Ngemplang Kredit Online

Pertanyaan : Kenapa saat ini begitu mudahnya orang mengajukan kredit online? Bukankah risikonya lebih besar untuk ditinggal kabur pengemplangnya?

Jawaban :

Ada yang berbeda antara bisnis jadul dengan kekinian. Bila dulu umumnya bisnis itu berbasis produk, saat ini bisnis berbasis data tengah merajalela.

Dalam bisnis digital berbasis data, produk hanya umpan yang harus dibikin semudah dan semenarik mungkin. Sebagian digratiskan bahkan kalau perlu disubsidi dengan target dapat pelanggan sebanyak mungkin.

Sedikit keluar topik…



Saya contohkan ojek online. Mitra ojol dapat bonus yang yang menurut website Infojek mencapai 200 ribu bila sehari mencapai 30 transaksi. Asumsikan per transaksi 10 ribu, artinya omset mitra 300 ribu. Setoran tukang ojek ke aplikator 20%, berarti hanya 90 ribu tapi berani bonus 200 ribu, itu untung dari mana? Selain itu penumpang juga sering dapat promo kan?

Itu yang saya maksud, produk hanya umpan kecil untuk mendapatkan umpan besar yaitu DATA. Baik data driver maupun penumpang termasuk kebiasaannya pergi dari mana, kemana atau sukanya pesan makan apa dll dll.

Ok, kembali ke pinjaman online

Setiap instal aplikasi dari playstore, anda tentu sering mendapatkan permintaan agar aplikasi tersebut bisa mengakses apa yang ada dalam ponsel. Telepon, sms, file media, lokasi, speaker, kontak dsb dsb.


Dengan modus itu aplikasi pinjol bisa mendapatkan info lokasi tepat anda sesuai GPS dan seluruh kontak yang tersimpan di ponsel. Ketika anda kabur dari kewajiban, bagian penagihan bisa nelponin seluruh nomor tersimpan di kontak untuk mencari dimana anda berada. Tidak terlacak karena anda ngumpet di planet Mars misalnya. Tetap saja anda malu ketika gebetan jadi tahu bahwa anda ngemplang pinjaman yang tak seberapa.

Selain aplikator merasa aman dengan cara itu, anda tak bayar pun bukan sebuah kerugian besar, karena tujuan mereka adalah data. Ingat bagaimana ojol bakar uang untuk mengumpulkan data penggunanya.

Bila anda mau baca-baca review di playstore atau surat pembaca, akan banyak pengguna pinjol yang komplain sudah setor data lengkap tapi tidak di-acc juga. Atau di-suspend-nya padahal tak merasa melakukan kesalahan. Ini terjadi karena aplikator memang sudah tak perlu lagi adanya anda. Data anda saja yang dibutuhkan.



Ngumpulin data doang dapat duitnya darimana? Ingat kasus facebook kena denda pengadilan sampai 70 trilyun gara-gara dianggap menyalahgunakan data penggunanya untuk pilpres Amerika?

Nah, begitulah cara mereka dapat duit. Data pengguna dianalisa, dipilah-pilah kemudian dijual kepada pihak yang membutuhkan. Dan dalam kasus di atas, facebook hanya sedang sial saja. Kasus lain yang tidak muncul ke permukaan jauh lebih banyak.

Jadi berbahaya dong ngutang ke pinjol?

Itu mah terserah anda. Pinjem duit ke tetangga juga beresiko dibacok. Kalaupun kepepet dan harus berurusan dengan pinjol, jangan cari yang abal-abal. Pilih yang resmi minimal terdaftar di OJK dan baca-baca dulu reviewnya.

Kira-kira begitu
Terima kasih
Salam, rwn

Repost dari Quora

Read More

Susah Diajak Menjaga Kebersihan

Pertanyaan : Dari kecil kita diajarkan, "kebersihan pangkal kesehatan", "kebersihan bagian dari iman", kenapa orang Indonesia masih susah diajak menjaga kebersihan? Giliran banjir, yang disalahkan pemerintah?

Jawaban :

Orang dan pemerintah Indonesia tidak salah. Yang salah adalah slogannya.

Menurut Wikipedia, iman adalah "keyakinan dalam hati, perkataan di lisan, amalan dengan anggota badan."

Jadi arti "kebersihan sebagian dari iman" adalah "keyakinan dalam hati, perkataan di lisan dan amalan anggota badan tentang kebersihan cuma separo", tidak sepenuh hati, lisan dan amalan. Wajarlah kalau masih ada yang suka buang sampah sembarangan, biarpun sebenarnya sudah masuk kategori kurang ajar.

Kira-kira begitu, terima kasih
Salam, rwn

Repost dari Quora


Read More

03 Maret 2020

Hebatnya Setan

Pertanyaan : Apa hebatnya Syaitan sehingga sering ditakuti?

Jawaban :

Kehebatan setan?

Dia mampu membuat manusia tidak jujur bahwa sebenarnya manusia sangat sayang terhadap setan namun enggan mengakui dan bertindak seolah-olah sangat takut atau benci setan.

Setan tak pernah membuat manusia menjadi jahat. Manusialah sejahat-jahatnya mahluk. Saking jahatnya sampai tidak mau mengakui dan lebih suka melempar kesalahan kepada setan.

Manusia sadar bawa istri orang ngamar ke hotel itu salah, tapi tetap saja dilakukan dengan sungguh-sungguh tanpa paksaan pihak manapun. Begitu digrebek Satpol PP, dengan mudahnya bilang digoda setan. Padahal apa susahnya ngaku jadi anggota dewan yang sengaja menjebak PSK?

Dengan sadar menyebar berita bohong habis dianiaya orang sampai banyak orang penting pasang badan, begitu ketahuan habis operasi plastik langsung konfrensi pers menuduh setan sudah menggodanya.

Sekedar contoh…

Bahwa tanpa eksistensi setan, manusia akan merasa telanjang dengan kesalahan-kesalahan pribadinya. Setan yang tak tahu apa-apa selalu dijadikan kambing hitam oleh mahluk berjudul manusia.

Untung Tuhan maha adil. Sehingga setiap tahun setan dikasih cuti dari dunia manusia selama satu bulan penuh untuk membuktikan tanpa keberadaan setan pun manusia tetaplah jahat.

Kenapa saya anggap manusia lebih jahat dari setan?

Karena saya tak pernah merasa digoda setan. Pikiran saya lebih sering tergoda oleh manusia khususnya yang seperti ini…




Kira-kira begitu. Terima kasih
Salam, rwn

Repost dari Quora

Read More

Memulai Bisnis Tanpa Modal

Pertanyaan : Bagaimana cara memulai suatu bisnis dengan tidak bermodalkan uang ?

Jawaban :

Tanpa modal uang secara langsung, bisa.!
Tanpa modal sama sekali?
Tak akan bisa...

Saya pernah jatuh bangkrut. Aset keluarga nyaris habis sampai tidur harus uyel-uyelan berempat, cuma mampu ngontrak satu kamar itu pun bayarnya belakangan. Merasa seiman dengan pemegang kunci surga, saya berusaha santai karena ini ujian, bukan azab.

Yakin masih sehat dan kuat, berkelilinglah saya dari rumah ke rumah menawarkan tenaga. Apa sajalah saya mau jabanin, potong rumput, benerin genteng atau ngosek wc sekalipun. Hasilnya? Cape bro jalan kaki seharian. Dapat kerjaan juga kagak, tetap saja keluar modal 5 ribu perak buat isi perut di angkringan.

Ingat sedikit paham soal listrik dan komputer, saya kepikiran teman-teman yang main di situ. Akhirnya ada yang kasih satu dua kerjaan freelance. Tapi sebelum itu, saya harus keluar duit juga buat beli hp nokiyem 100 ribuan agar bisa menghubungi mereka.



Susahnya, di jaman ini orang royal beli hp mahal tapi mendadak miskin kalau urusan pulsa. Misal ada kerjaan mereka jarang mau nelpon atau sms, maunya Whatsapp. Nah, musti keluar modal lagi kan buat beli android?

Gelap mata dikejar urusan perut keluarga, saya kepikiran miara tuyul, ngepet atau apa kek. Saya samperin temen yang suka urusan mistis. Dapatlah info yang A1 tentang proses yang senjelimet Javascript.

Jebul yang seikhlasnya itu bayar jasa si mbah doang. Uba rampe yang setelah saya kalkulasi melebihi nilai UMR itu wajib bayar di muka. Plus ketika saya tanya apakah tingkat keberhasilannya 100%, teman tanpa rasa dosa menjawab, "namanya juga usaha, hasilnya tergantung sing gawe urip. Kalau gagal ya coba lagi…" #Tapedeh

Gagal di aliran sesat, saya minta kerjaan ke kyai. Malah dikasih wirid panjang yang harus dibaca sehari 1000 kali minimal selama 40 hari. Saya tanya, untuk makan keluarga saya sebelum tamat tirakat bagaimana orang buat makan besok saja belum ada. Beliau jawab, "doa itu cuma pendorong. Kuncinya harus usaha sekuat tenaga dan jangan lupa sedekah tiap hari biar dorongannya tambah kenceng…" #Nah

Sebenarnya ceritanya masih sangat panjang. Tapi segini cukuplah untuk anda dapat menyimpulkan sendiri, bisakah memulai usaha tanpa modal sama sekali..?

Semoga membantu. Salam, rwn

Repost dari Quora

Read More

02 Maret 2020

Mengapa Kijang Innova Disukai Banyak Orang

Pertanyaan : Apakah mobil kijang Innova disukai banyak orang karena bagasinya bisa muat banyak barang?

Jawaban :

Sebagai orang yang cuma bisa mancal gas dan rem doang, yang saya suka dari Innova adalah :
  • Kabin luas. Perjalanan jarak jauh menjadi nyaman bisa leluasa selonjoran. Paling berasa saat di kampung. Mbahnya anak-anak suka mengajak 8 cucunya ke pantai dan semuanya bisa dijejalkan tanpa terlalu banyak mengurangi kenyamanan.
  • Beneran mobil keluarga. Akselerasinya kurang spontan. Injak gas, si Ipah perlu ambil nafas dulu sebelum ngacir. Dampaknya saya jadi kurang berani ambil resiko nyolong jalan khususnya di daerah Jawa Timuran yang didominasi oleh nok Eka, Mira, kang Sugeng dan sejenisnya. Potensi ugal-ugalan berkurang artinya lebih aman untuk bawa keluarga.
  • AC-nya cepat dingin. Ini mungkin cuma pendapat pribadi. Tapi yang saya rasakan, untuk kendaraan keluarga kelas menengah ke bawah, AC Innova paling cepat mendinginkan kabin setelah dijemur seharian.
  • Ada logo Toyota. Bagi orang awam otomotif seperti saya, logo itu berarti ketersediaan sparepart dan bengkel yang mampu menangani merajalela sampai ke kampung. Saya tak perlu takut bila sewaktu-waktu ada masalah. Dan yang kedua, logo itu artinya mudah dijual dengan harga tidak terlalu jatuh. Tahu sendiri kan orang macam saya, belum beli saja sudah mikir gimana caranya nanti dijual lagi.




Soal luas bagasi tidak terlalu berpengaruh buat saya, orang sehari-hari dipakai istri ke pasar atau antar anak ke sekolah. Angkut barang banyak paling banter kalau mudik. Berangkat cuma bawa koper, begitu balik maunya sekebon diangkut semua.

Terima kasih
Salam, rwn

Repost dari Quora

Read More

Mengapa Photo Profile Bentuknya Bulat

Pertanyaan : Mengapa di sosial media, kebanyakan foto profil ditampilkan dalam bentuk bulat dibanding persegi seperti dulu?

Jawaban :

Karena foto profil identik dengan identitas yang semestinya cepat dikenali orang lain. Dengan bentuk bulat, kita bisa lebih fokus ke wajah tanpa harus terganggu oleh elemen lain di sekitarnya yang muncul pada bentuk persegi.


Dalam fotografi, foto portrait yang baik katanya harus menonjolkan obyek agar terpisah dari latar belakang. Karena frame berbentuk kotak, latar belakang seringkali menganggu fokus. Makanya digunakan teknik bokeh, mengaburkan gambar latar.

Dengan bentuk bulat, tanpa bokeh, mata bisa langsung tertuju ke obyek utama dalam hal ini wajah pemilik profil. Metode ini hanya efektif untuk gambar profil menggunakan wajah.

Dan memang ini tujuan dari pengelola platform medsos, memaksa pengguna untuk menggunakan foto wajah agar mudah dikenali. Toh kita juga mikir panjang kalau ada yang minta pertemanan tapi profilnya pakai foto pemandangan. "Siape lu..?"

Kayaknya sih begitu, terima kasih.
Salam, rwn

Repost dari Quora
Read More

01 Maret 2020

Arti Kata Tutuk

Pertanyaan : Apa arti kata tutuk?

Jawaban :

Dalam bahasa Jawa, secara harfiah tutuk itu berarti mulut. Namun kadang dipakai untuk bahasa kiasan juga, misal : "tutuke boten pareng saru" (bicaranya tidak boleh tak sopan)

Yang hampir mirip adalah kata thuthuk (dikasih penekanan pada t) yang artinya pukul namun dalam penggunaannya lebih lebih identik dengan jitak, memukul dengan ruas jari ditekuk. Misal : "thuthuk sisan ndase…" (jitak sekalian kepalanya)

Bila proses mukulnya menggunakan alat, cenderung digunakan untuk alat yang bagian pemukulnya relatif kecil, misal thuthuk palu (pukul pakai palu). Alat pemukul yang relatif besar atau lebar, lebih banyak menggunakan istilah antem.

Ada lagi kata tutug (terdengar mirip tutuk karena g dibaca agak lemah) yang artinya selesai. Misal : "Le mangan wis tutug durung?" (makannya sudah selesai apa belum)

Ini cuma kondisi umum. Beda dialek kadang beda penggunaan.
Kira-kira begitu. Terima kasih

Salam, Rwn

Repost dari Quora
Read More

Adakah Perusahaan Yang Merekrut Lulusan Baru

Pertanyaan : Adakah perusahaan yang akan merekrut karyawan lulusan baru yang tidak memiliki pengalaman organisasi?

Jawaban :

Untuk posisi dan level tertentu, banyaaak…

Jangankan tak punya pengalaman organisasi, rekrut yang cuma punya skill dasar doang sering saya lakukan waktu di Kalimantan. Awalnya saya selalu minta ke HRD HO setiap membutuhkan tenaga tambahan. Namun orang-orang pinter kiriman dari Jakarta itu jarang yang mampu bertahan lama. Umumnya mereka mundur teratur dengan satu kegundahan, "kerjaan di tambang kok gini sih? Perasaan IT tuh ga begini deh.."


Staf networking yang selalu siap di segala medan

Dari hasil ngobrol dengan mereka, umumnya penyebab ketidakbetahan mereka adalah ekspektasi yang terlalu tinggi bahkan sudah mereka bayangkan saat memutuskan akan kuliah IT. Kerja depan laptop, ruangan adem, suasana santuy ala kantor Google dsb dsb. Apalagi ketika dengar kata tambang, bayangan akan kenikmatan gaji dua digit kian melambungkan hayalan yang mendadak jadi PHP ketika tahu situasi di lapangan.

Daripada pusing kerjaan tertunda-tunda kekurangan orang, saya iseng rekrut anak lulusan SMK setempat tanpa banyak berharap karena saya paham kualitas pendidikan di pedalaman seperti apa. Saya cuma berpikir ini kertas kosong. Mau dibikin seperti apa terserah saya.

Ternyata hasilnya bagus. Dikasih tugas apa saja tidak menolak dan berpikir, "IT kok begini..?" 

Kemauan belajarnya tinggi, apalagi setelah saya kasih iming-iming, "siapa yang bisa nunjukin prestasi saya kirim pelatihan di Jawa.."

Mungkin merasa dibentuk dari nol, loyalitas mereka tinggi. Dari 8 orang yang saya rekrut, hanya 1 yang resign dalam waktu 3 tahun setelah saya hengkang dari sana, itu pun karena saya yang kasih rekomendasi ke perusahaan yang lebih bagus.

Programmer yang tak perlu ruangan adem buat coding


Semua rekrutan saya berhasil?

Tidak...

Ada satu dua yang saya eliminasi setelah masa percobaan habis. Tapi biaya gaji untuk 3 bulan mereka percobaan masih lebih kecil dibanding 1 bulan gaji staf kiriman dari HO. Cost departemen saya tetap rendah dan tidak sampai mengganggu cashflow. Setelah saya anggap mampu dan punya sertifikasi baru saya sesuaikan angkanya.

Sejak itu untuk level staf saya lebih suka rekrut fresh graduate. Tapi saya belum tahu apakah metode ini efektif bila dilakukan di kota. Saya baru lakukan di pedalaman.

Oh ya, siapa tahu ada yang penasaran kenapa banyak yang tidak betah jadi IT di tambang, biar gambar ini yang berbicara.




Semoga membantu. Terima kasih.
Salam, Rwn.

Repost dari Quora

Read More

29 Februari 2020

Cara Promosi Melalui Instagram

Pertanyaan : Bagaimana cara yang efektif mempromosikan atau membesarkan sebuah brand makanan atau minuman yang baru melalui instagram?

Jawaban :

Tips trik promosi di Instagram bejibun di Google atau Youtube yang umumnya sebagai berikut :
  • Profile akun Instagram anda harus menarik
  • Foto produk yang diposting berkualitas tinggi
  • Buat video kreatif
  • Pergunakan hashtag yang tepat
  • Posting di jam orang lagi santai misal istirahat siang, jam orang pulang kerja dan menjelang tidur

Karena instagramers kebanyakan kaum milenial, yakinkan dulu produk anda menyasar kalangan tersebut. Untuk brand baru yang belum dikenal, anda harus mengupayakan bagaimana caranya menjadi viral. Misal anggaran promosinya cukup besar, cara paling praktis adalah mengendorse selebgram.

Cara lain, manfaatkan konsumen dengan imbalan tertentu. Misal kasih diskon menarik dengan syarat follow akun IG anda dan posting foto selfie bersama produk di akun pribadi konsumen.







Bila anda memiliki cafe, both atau warung untuk produk tersebut, desain tempat dan interiornya seinstagramable mungkin agar pengunjung auto tertarik untuk selfie di situ dan mempostingnya di akun mereka.





Dan yang paling penting anda harus siap 24/7 ngejagain akun anda agar bisa fastresponse membalas setiap komentar atau pesan yang masuk. Jawab komentar atau pertanyaan dengan asik. 

Anda bisa lihat bagaimana cara admin twitter TNI AU merespon mention tak peduli pertanyaannya tak serius bahkan absurd dengan gaya kocak. Bila tentara yang semestinya saklek saja mampu, anda semestinya lebih mampu bikin pelanggan betah.

Kayaknya sih begitu, semoga sukses jualannya.
Terima kasih
Salam, Rwn.

Repost dari Quora

Read More

28 Februari 2020

Cara Marketing Baru Menarik Pelanggan

Pertanyaan : Bagaimana cara menarik pelanggan untuk orang yang belum pernah terjun dalam dunia pemasaran ?

Jawaban :

Saya marketing yang sangat buruk. Sebagai orang teknik yang lebih banyak gaul dengan benda mati, komunikasi verbal saya tidak bagus. Saya sering gagap ketika harus bicara berbusa-busa mengenai kehebatan suatu produk dan menutupi kelemahannya.

Dulu saya pernah jualan komputer...
Sebelumnya saya cuma tukang servis panggilan. Karena hanya jual jasa, saya selalu bilang apa adanya tentang kelebihan dan kekurangan produk. Saya tidak pilih-pilih konsumen dan tidak pasang tarif. Konsultasi gratis via telepon atau sms pun saya layani. 

Sampai suatu saat saya punya tabungan dan buka toko komputer, hubungan baik dengan pelanggan servis itu sangat mendongkrak penjualan. Saya tak perlu banyak omong untuk menarik pembeli kereka mereka telanjur percaya bahwa saya jujur tentang harga dan kualitas barang yang saya jual.

Contoh kedua saya pernah bikin agen wisata...
Sebelum sampai tahap itu, saya memulainya sebagai tukan ojek dan sopir rentalan. Setiap dapat penumpang dari bandara atau stasiun selalu saya tanya, berwisata kah, pernah ke Jogja kah, dll dll

Saya tak segan menjelaskan situasi sebenarnya tentang Jogja. Sebabnya banyak wisatawan yang datang ke suatu obyek hanya karena viral di medsos. Saya jelaskan tips trik dan kondisi sebenarnya agar mereka tidak ketinggian ekspektasi di awal. Sering juga saya rekomendasikan rute agar perjalanan mereka bisa efektif. 

Cerita-cerita pengisi perjalanan itu tak jarang berlanjut dengan permintaan, "nomor hpnya saya simpan ya, mas. Siapa tahu nanti saya nyasar, boleh kan dibantu kasih info…"

WA saya lambat laun jadi ramai. Awalnya sekedar menanyakan dimana tempat makan atau souvenir murah lama-lama ada yang minta diantar dengan sistem borongan atau harian. Setelah itu sering masuk WA dari nomor tidak dikenal yang ternyata dapat nomor saya dari teman yang pernah saya antar sebelumnya.

Jadi…
Menyadari kelemahan dalam mempromosikan produk, saya cenderung mempromosikan diri saya pribadi dan menunggu iklan dari mulut ke mulut itu berkembang secara alami

Langkah selanjutnya adalah memelihara baik-baik hubungan dengan relasi. Setelah modal pelanggan loyal dirasa cukup, barulah saya bikin usaha yang rada bener. Dan untuk menutupi kekurangan pribadi itu, saya siapkan yang beginian…



Betul. Rekrut orang yang pinter ngomong untuk mencari pelanggan baru. Toh saya sudah mampu bayar.

Kira-kira begitu
Semoga membantu
Salam
Rwn

Repost dari Quora

Read More

Apakah Tuhan Ciptaan Manusia

Pertanyaan : Jika segala sesuatu ada pencipta nya, lalu siapa yang menciptakan Tuhan, apakah Tuhan merupakan ciptaan pemikiran manusia?

Jawaban :

Sebagai mahluk sosial, manusia butuh pemersatu.

Satu keluarga manusia purba pemersatunya adalah manusia pejantan yang jadi tulang punggung kehidupan mereka, mampu berburu untuk memberi makan dan melindungi mereka dari serangan binatang buas.

Ketika kawanan itu membesar terdiri dari beberapa keluarga, dibutuhkan seorang kepala suku untuk menyatukan mereka. Siapa paling kuat secara fisik dan jago bertarung, dialah yang akan memimpin.

Setelah jumlah suku makin banyak, manusia memimpikan persatuan yang lebih besar. Kali ini kekuatan fisik saja tak lagi memadai untuk mengamankan kelompok dari perselisihan internal maupun serangan kelompok lain. Kekuatan harta kekayaan mulai berperan karena mereka perlu tentara yang harus dibayar. Sarana prasarana pemukiman harus dibangun untuk mendapatkan dukungan politik dari warganya. Jadilah manusia menciptakan sistem tuan tanah, kerajaan ataupun negara.

Persatuan sudah sedemikian besar, manusia belum puas juga. Mereka ciptakan yang lebih kuat dari yang sudah ada agar bisa mempersatukan semua orang di segala penjuru dunia. Bentuknya bermacam-macam, bisa arwah leluhur, batu besar, gunung, matahari, dewa ataupun sesuatu tak berwujud yang disebut dengan nama Tuhan.

Manusia, sebagai mahluk yang cenderung tak jujur, figur Tuhan dibuat serba maha agar lebih menguntungkan. Manusia sangat suka memaksakan kehendak. Ketika alasan pribadi pemimpin atau kemaslahatan umat tak lagi mampu untuk memaksa orang lain, akan dikatakan, "ini perintah Tuhan, air hujan itu harus dimasukan ke tanah bukan dialirkan ke laut. Kalo kamu ga nurut tar kena adzab loh…"
#Bahlulminanas…


Saya sendiri tak peduli itu ciptaan siapa. Karena tujuannya baik, saya ikhlas mengikuti sistem itu. Saya nurut ke bapak saya, ikutin aturan negara dan saya percaya adanya Tuhan walau kadang tidak enak menjalaninya.

Eh, ada satu lagi sistem persatuan yang ga enak banget. Saat banyak kaum lelaki ikhlas bersatu dalam patah hati gara-gara mahluk ciptaan Tuhan yang ini…



Wallahu a'lam bishawab
Terima kasih
Salam Rwn

Repost dari Quora
Read More

27 Februari 2020

Indomie Bikin Ketagihan apakah Mengandung Narkoba

Pertanyaan : Mengapa Indomie membuat ketagihan? Apakah mengandung narkoba?

Jawaban :

Mengandung narkoba?
Biarpun saya tidak tahu komposisi aslinya saya berani bilang tidak.

Kenapa bikin ketagihan?

Yang jelas murah dan praktis. Tak perlu keluar uang banyak atau menjalani proses yang ribet, kita sudah bisa menenangkan cacing perut.

Kedua, varian rasanya banyak dari Sabang sampai Merauke. Dengan Indomie kita bisa menyombongkan diri di medsos bahwa saya sarapan mie goreng ayam, makan siang soto Lamongan dan makan malam pakai rendang. Walau semuanya dalam bentuk mie instan.

Alasan bikin ketagihan terkuat adalah besarnya jumlah anak kos dan karyawan duafa bergaji dibawah UMR. Awal bulan bisa saja rutin makan Burger King, walau nunggu ada promo Go-food. Tapi di akhir bulan, kondisi dompet memaksa kita ketagihan dengan Indomie biarpun sebenarnya cacing perut sudah demo berjilid jilid. Dan sialnya, ini adalah alasan pribadi saya sendiri.

Kira-kira begitu
Semoga dipahami
Terima kasih
Salam, Rwn

Repost dari Quora

Read More

Pendapat Tentang Pesepeda Berkelompok

Pertanyaan : Bagaimana pendapat Anda tentang pesepeda yang seringkali mengambil separuh jalan secara berkelompok sehingga berpotensi timbulnya kemacetan maupun kecelakaan?

Jawaban :

Saya lebih suka mengalah dan kasih sein kanan. Umumnya mereka paham dan mau kasih jalan. Merasa tidak perlu ngotot atau ngomel karena saya paham "penderitaan" pesepeda.

Kelompok pesepeda dalam acara tertentu umumnya sudah mengajukan ijin ke pihak berwenang. Semestinya aparat lalu lintas ambil langkah antisipasi.

Khusus pesepeda anak sekolah yang sering menghabiskan jalan sampai berjajar 4, biarpun saya tahu mereka tidak ada ijin yang berwajib, saya tetap tidak bisa ngomel. Karena jaman sekolah saya pun begitu…

Terima kasih
Salam, Rwn

Repost dari Quora
Read More

Apa Yang Harus Dilakukan Pada Blog Baru

Pertanyaan : Apa yang harus dilakukan pada blog yang baru 3 bulan?

Jawaban :

Teruslah menulis minimal satu artikel perhari sampai ke titik dimana anda merasa jenuh. Tak perlu sibuk optimasi SEO atau buang duit bayar domain atau hosting sebelum anda tahu kemana arah blog anda. Cukup perbanyak blogwalking.

Berpikir komersial di awal sebaiknya jangan dilakukan. Terlalu memikirkan nilai uang berpotensi menurunkan semangat menulis ketika hasilnya tak seberapa. Blog terbengkalai, hanya diurus beberapa bulan saja sangat banyak.

Lebih baik fokus menulis secara konsisten, biarkan pengunjung datang secara alami. Setelah berjalan setidaknya setahun, sudah yakin siap terus menulis, pengunjung organik sudah lumayan banyak, silakan lakukan optimasi dan keluar duit. Setelah itu baru mikir monetize.

Kayaknya sih begitu
Terima kasih semoga membantu
Salam, Rwn

Repost dari Quora

Read More

25 Februari 2020

Umur 49 Tahun Masihkah Diterima Kerja

Pertanyaan : Saya berumur 49 tahun, berpengalaman kerja 12 tahun, dan saya berbisnis tetapi karena gagal ingin bekerja lagi tetapi setelah lama melamar tidak pernah dipanggil. Apakah masih ada kesempatan kerja untuk saya?

Jawaban :

Faktor usia memang masalah tersendiri ketika melamar pekerjaan. Posisi jabatan senior lowongannya tidak banyak. Posisi junior, perusahaan lebih pilih pekerja muda yang lebih energik dan update dengan situasi terkini.

Skill pun seringkali bukan nilai tawar yang efektif mengingat perkembangan jaman khususnya di bidang teknologi terlalu cepat.

Saya cukup lama di IT, lepas dari sana 2 tahun saja rasanya sudah ketinggalan jauh. Belum lagi faktor daya ingat yang saya rasakan menurun. Apa yang dulu setiap hari saya kerjakan, ketika ada yang nanyain, saya mendadak ngelag panjang sebelum akhirnya googling.

Makanya ketika bisnis saya jatuh di awal 2017, alih-alih melamar kesana kemari, saya pilih pulang kampung yang biaya hidupnya rendah sehingga bisa dicukupi dengan kerja serabutan. Yang saya lakukan hanya say hello dan hahahihi ke teman teman lama di whatsapp.

Beneran cuma ngobrol ngalor ngidul tanpa pernah terang-terangan minta dicarikan pekerjaan. Saya sok jaim ini karena ingat kelakuan sendiri. Dulu, beberapa teman yang rutin chat mendadak saya kurangi responnya gara-gara dia sering mengeluh serba kekurangan, carikan kerjaan, minta modal atau bahkan minjem duit. Saya justru respek dengan teman yang saya tahu nganggur tapi ceritanya selalu optimis dengan yang dia alami.

Hasilnya ada saja teman yang nawarin walau cuma kerjaan freelance dan beberapa malah proyek terima kasih. Tetap saya jalani karena targetnya, saya punya sarana untuk otak agar tetap hangat dan hubungan dengan relasi tetap baik.

Setelah 3 tahun lebih, alhamdulillah saya dilamar untuk posisi yang menarik. Direkomendasikan ke perusahaan oleh teman yang selama ini suka nyuruh kerja bakti. Dasarnya apa, saya tidak tahu. Suer

Terima kasih, semoga membantu.

Salam…

Repost dari Quora

Read More

Mengapa Platform Blogger Lebih Disukai

Pertanyaan : Mengapa platform Blogger lebih disukai oleh pemula daripada platform blog dan CMS lainnya?
Jawaban :

Bagi pemula, Blogger itu praktis dan mudah dikelola. Tidak perlu pemahaman html dll terlalu banyak, orang awam mampu menangani. Templates bawaan relatif memadai dan penyedia template gratisan cukup banyak.

Ketika ingin meningkatkan level dengan domain sendiri, Blogger mengakomodasi. Berbeda dengan Wordpress yang mewajibkan self hosting bila pengen custom domain. Artinya Blogger lebih ekonomis dibanding cms lain.

Secara SEO, saya pernah meragukan keadilan sosial Google terhadap Blogger dan platform lain. Rasanya pengguna blogspot lebih mudah masuk indeks. Tapi itu dulu, untuk kondisi sekarang saya kurang update. Sudah terlalu lama tiarap ngeblog

Dalam hal komersialisasi, Blogger juga memberi kemudahan monetize langsung dari dashboard. Bahkan sekitar 10 tahun yang lalu ketika jaman masih susah, mendaftar Google Adsense melalui Blogger relatif lebih mudah diterima dibanding platform lain. Sampai beberapa teman pengguna fanatik Wordpress mendadak bikin blogspot hanya untuk registrasi Adsense saja, begitu diterima mereka balik lagi ke selera asal.

Tapi kenapa di website yang menyajikan perbandingan popularitas platform Blogger kalah sama yang lain? Karena begitu mereka merasa expert, fitur-fitur atau plug in Blogger dianggap terlalu miskin dan susah dikustomisasi. Tak perlu yang terlalu rumit, kolom komentar Blogger dari dulu begitu-begitu saja, ribet dan kurang menarik kalah jauh dengan Wordpress.

Sebenarnya masih banyak. Tapi segitu saja dulu saya kira cukup. 
Terima kasih, semoga membantu.

Repost dari Quora


Mengapa platform Blogger lebih disukai oleh pemula daripada platform blog dan CMS lainnya?

Jawaban :

Bagi pemula, Blogger itu praktis dan mudah dikelola. Tidak perlu pemahaman html dll terlalu banyak, orang awam mampu menangani. Templates bawaan relatif memadai dan penyedia template gratisan cukup banyak.

Ketika ingin meningkatkan level dengan domain sendiri, Blogger mengakomodasi. Berbeda dengan Wordpress yang mewajibkan self hosting bila pengen custom domain. Artinya Blogger lebih ekonomis dibanding cms lain.

Secara SEO, saya pernah meragukan keadilan sosial Google terhadap Blogger dan platform lain. Rasanya pengguna blogspot lebih mudah masuk indeks. Tapi itu dulu, untuk kondisi sekarang saya kurang update. Sudah terlalu lama tiarap ngeblog

Dalam hal komersialisasi, Blogger juga memberi kemudahan monetize langsung dari dashboard. Bahkan sekitar 10 tahun yang lalu ketika jaman masih susah, mendaftar Google Adsense melalui Blogger relatif lebih mudah diterima dibanding platform lain. Sampai beberapa teman pengguna fanatik Wordpress mendadak bikin blogspot hanya untuk registrasi Adsense saja, begitu diterima mereka balik lagi ke selera asal.

Tapi kenapa di website yang menyajikan perbandingan popularitas platform Blogger kalah sama yang lain? Karena begitu mereka merasa expert, fitur-fitur atau plug in Blogger dianggap terlalu miskin dan susah dikustomisasi. Tak perlu yang terlalu rumit, kolom komentar Blogger dari dulu begitu-begitu saja, ribet dan kurang menarik kalah jauh dengan Wordpress.

Sebenarnya masih banyak. Tapi segitu saja dulu saya kira cukup. Terima kasih, semoga membantu.

Repost dari Quora


Read More

Mengapa Kejawen Tidak Masuk Agama Resmi

Repost dari Quora

Pertanyaan : Mengapa aliran kejawen tidak dimasukkan ke dalam agama resmi negara Indonesia? Bukankah kejawen telah lama ada?
-----

Bagi Kejawen, agama itu sekedar ageman (syariat). Yang utama adalah ugeman (hakikat). Tidak ada ketentuan baku tentang syariat sepanjang tidak melenceng dari hakikat.

Diibaratkan orang bepergian, penganut Kejawen bebas pilih moda transportasi apa pun yang penting sampai ke Jakarta. Berbeda dengan kebanyakan konsep agama (khususnya garis keras) yang justru sibuk memperdebatkan "kendaraan" yang dipergunakan sampai kadang lupa sebenarnya mau pergi kemana.

Ketiadaan bentuk ibadah baku dan kitab suci yang disepakati itu yang membuat kejawen dan semacamnya misal kaharingan tidak dianggap agama. Biar berkeadilan sosial, negara memberi ruang kepada mereka dengan istilah kepercayaan.
Read More

22 Februari 2020

Mengapa Lebih Memilih Menyewa Mobil

Repost dari Quora

Pertanyaan : Mengapa banyak orang menyewa mobil ketika pada akhirnya mereka tidak akan punya mobil?

-----

Lebih ekonomis

Secara umum lebih ekonomis kecuali beberapa kasus, misal urusan cari duit harus pakai mobil atau duit memang bukan masalah.

Saya berkaca dari tetangga atau teman yang maksa ngutang mobil tapi keluar paling seminggu sekali. Sehari-hari lebih banyak menggunakan sepeda motor dengan alasan biar irit. Padahal dipakai atau tidak, pajak harus tetap dibayar. Ganti oli pun ada patokan waktu bukan cuma jarak tempuh.

Okelah, bayar cicilan, operasional atau service bukan masalah karena sudah dianggarkan. Tapi untuk kalangan tertentu ada hal yang susah diukur. Teman yang hobi ngemol, ketika hujan misalnya, mereka akan diam di rumah males jalan pakai mantel. Ketika ada mobil, cuaca bukan lagi alasan untuk ngerem hobi nambah pengeluaran itu.

Saya dan istri sama-sama hobi travelling. Sayangnya saya kerja jauh, dapat cuti 2 minggu tiap 2 bulan sekali. Beneran butuh mobil 2 bulan sekali, sewa mobil jauh lebih ekonomis. Toh selama saya tidak di rumah, kegiatan istri paling ke pasar atau tempat senam yang masih bisa dijangkau dengan sepeda motor.



Tapi itu dulu…

Negara api menyerang ketika istri hamil padahal anak baru berusia beberapa bulan. Sialnya waktu itu belum ada taksi online yang murah meriah. Jadilah saya harus menyerah dengan satu pertanyaan sederhana, "ke pasar bawa bayi 2 biji caranya gimana..?"

Jadi…

Buat ibu-ibu yang pengen punya mobil tapi suaminya tipe pelit macam saya, rajin-rajinlah ajak suami beribadah dan hamillah dalam jarak dekat. Karena saya masih mampu menolak bila alasannya untuk kepentingan istri. Tapi tidak bila untuk anak…

Kira-kira begitu…


Read More

09 Januari 2020

Nyetir 3 Jam Non Stop

Repost dari Quora

Menjawab pertanyaan : Pernahkah kamu menyetir lebih dari tiga jam non-stop? Apa tipsnya agar bisa selama itu?

-----

Nyetir nonstop berhenti makan dan pipis doang rekor saya baru 17 jam. Antar turis asing dari Jogja ke Kawah Ijen. Jemput di hotel jam 4 subuh saya konfirmasi tujuan apa benar ke Kawah Ijen mereka bilang yes.

Belum ada tol Trans Jawa sebagian orang mungkin tau sendiri lah kaya apa rute Jawa Timuran apalagi di Ngawi antri tapi tak berani nyalip biar jalur sebelah kosong. Beberapa kali kena jebakan betmen soalnya, haha

Dari Besuki saya belokin arah Bondowoso. Sampai tujuan penumpang baru bilang, "saya memang mau ke Ijen, tapi mau ke hotel dulu di Banyuwangi…" #modyaarrr

Dari Besuki ke Banyuwangi yang semestinya bisa sampai maksimal 2 jaman melalui jalanan yang lurus dan landai, saya jadi nambah waktu tempuh 5 jam di rute pegunungan yang sempit diapit jurang dan tebing.

Nahan ngantuk, modal saya cuma air mineral dan cemilan. Kalo mata mulai berat, singgah di spbu beralasan mau pipis, cuci muka lalu jalan jalan sebentar tanpa alas kaki di tanah berkerikil. Pijat refleksi singkat itu lumayan efektif buat saya. Saya tak pernah merokok saat nyetir. Buka jendela beberapa jam sekali hanya untuk menambah asupan oksigen dari luar biar udara melulu hasil daur ulang dari AC.

Sampai Ijen sebenarnya saya sudah kelelahan dan mata sudah tak ingin berkompromi. Rute kawah Ijen - Banyuwangi yang sangat sempit, berkelak kelok kanan kiri jurang, pandangan cuma satu meter gegara kabut sangat menolong saya menghilangkan kantuk. Adrenalin effect mungkin.

Alhamdulillah jam 9 malam sampai hotel. Begitu tamu check in, saya basa basi sebentar dengan satpam lalu tidur di mobil dan besok pagi baru balik ke Jogja.

Itu jawaban panjang

Jawaban pendeknya buat menahan kantuk, minum air putih banyak banyak, hindari kopi atau minuman energi. Tidak merokok tapi perbanyak menghirup nafas dalam dan buka jendela ketika ada di lokasi yang udaranya bersih. Pijat refleksi dengan berjalan di atas kerikil tanpa alas kaki. Cari rute yang relatif banyak kelokan tidak melulu lurus agar konsentrasi tetap terjaga. Boleh tancap gas tapi tetap santai dan jaga emosi. Ngebut ugal ugalan ingin lekas sampai justru bikin perjalanan terasa lama dan melelahkan. Lalu.. eh sori ini jawaban pendek ya? Hehe

Terima kasih sudah menyimak

Read More

© 2011 Rawin, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena