03 November 2012

Motivator Bangkrut


#Semua Umur

Panas-panas di siang bolong begini, ada temen yang ngajak ngobrol sebuah artikel tentang Robert Kiyosaki yang mengalami kebangkrutan. Katanya aneh bener orang kaya raya yang telah membagikan motivasinya melalui buku Rich Dad, Poor Dad bisa sampai klenger ekonominya.

Aku sempatin baca artikelnya disini. Ternyata penulis buku terkenal yang laku 26 juta kopi itu terkena sangkutan senilai 24 juta USD dengan The Learning Annex, perusahaan yang membesarkan Kiyosaki dan buku fenomenal yang jadi pegangan utama pelaku bisnis MLM.

Aku bilang ke temanku bahwa kebangkrutan itu bukan karena segala teorinya meleset. Tapi karena dia memang jagoan dalam mengatur strategi keuangan. Aku cek melalui web Celebrity Networth, kekayaan Kiyosaki diperkirakan 80 juta dollar sementara tuntutan ke dia hanya 24 juta USD. 

Itu mah bukan bangkrut beneran kali. Cuma strategi agar bisa menunda pembayaran utangnya. Lagian Kiyosaki kan bisa kaya raya bukan karena bukunya, melainkan kiprahnya di bisnis property.

Eh, aku bilang begini bukan karena aku penggemar Kiyosaki lho. Dari dulu aku ga begitu suka dengan segala celoteh motivator. Terlalu banyak mengumbar keindahan tanpa memikirkan bahwa pembaca atau pendengarnya kebanyakan cuma mikir hasil akhir dan bukan prosesnya. Aku tak menyalahkan ketika banyak teman yang begitu gemar menulis ulang kata-kata mutiara dari kaum itu. Namun secara pribadi aku cuma nyengir doang sambil mbatin, "jangankan ente, yang ngomong aja belum tentu bisa mewujudkan semuanya..."

Urusan memotivasi diri, lebih nyaman dengan melihat kenyataan di sekeliling. Itu lebih obyektif karena sesuai dengan kondisi masing-masing orang. Masalah-masalah kehidupan teramat beragam dan tak bisa diselesaikan hanya melalui satu sudut pandang. Lebih asik bangun tengah malam, menatap anak istri yang tertidur pulas untuk kemudian merenungkan apa yang sebaiknya dilakukan agar bisa membuat mereka selalu tersenyum menjalani hidup. Itu motivasi terbesarku dan hanya itu yang ada.

Semua itu bukan omong kosong karena aku sudah menjalaninya selama bertahun-tahun dan efektif. Belajar kepada motivator terkenal pun sudah pernah aku lakukan sekitar sepuluh taun lalu. Tertarik dengan motivasi-motivasi yang selalu disampaikan, sampai aku bela-belain melamar jadi karyawannya dengan gaji pas-pasan.

Ternyata apa yang aku temukan di perusahaannya tak seperti saat beliau ceramah di hadapan calon-calon enterpreuneur sukses yang selalu berteriak fuuuntastik. Minim banget yang namanya pemberdayaan karyawan. Ide-ide kreatif dari bawah selalu kandas dan lebih suka menggunakan sistem komando satu arah. 

Dan yang lebih menyedihkan lagi, beliau sebagai direktur perusahaan keliatan banget cuma jadi boneka saja. Banyak sekali keputusan beliau yang dimentahkan oleh istrinya dan payahnya tak pernah ada perlawanan berarti. 

Sejak saat itu aku jadi mikir kalo motivator itu banyak bullshitnya. Sampe pernah mikir, jangan-jangan mereka jadi motivator karena terpaksa. Merasa tak punya kemampuan dibidang lain selain pinter ngomong dengan penuh keyakinan tanpa mikir dia sendiri belum tentu bisa menyelesaikan masalah internalnya.

Aku ga pernah pengen kaya raya kok
Sekian lama aku mengamati bos bos di tempat kerjaku dengan kacamata yang jarang dipake umum, aku temukan bahwa kehidupan mereka tak seperti yang kita bayangkan. Sisi banyak uangnya memang iya asik. Tapi kehidupan pribadinya banyak yang kacau. Paling banyak adalah keluarga ga keurus, akrab dengan dunia remang-remang dan selalu menganggap segalanya bisa dibeli dengan uang.

Ada yang keliatan getol ibadah sampai naik haji saja setiap tahun. Tapi kalo meeting sering nanya gimana caranya biar sistem yang aku bangun bisa menghasilkan output ganda agar bisa ngemplang pajak. Lebih parahnya lagi, punya istri dimana-mana. Memang halal wong dinikah resmi. Tapi apakah ada perempuan yang mau menerima poligami dengan sepenuh hati diluar wacana duitnya banyak..?

Yang jelas, aku ga pengen kaya karena sadar diri
Hidup pas-pasan saja otak nakalku ga juga ilang
Gimana kalo punya duit yang ga ada serinya..?

Dah lah bikin mumet...
Bermumetria dengan script nagios lagi ah...

image credit to amazon



62 comments:

  1. Mehehehe... motivator kan dodolan abab... tugasnya memang membuat yang susah menjadi terlihat mudah... lalalala... dan emang sih denger-denger banyak yang aslinya gak sekeren sama yang dia omongin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ndobol dotkom yo un..?
      haha

      Hapus
    2. dot ko dot ai di, soalnya di Indonesia thok
      Katanya sih, orang Indonesia tuh gak pedean, makanya butuh kek motivator gitu
      Mbok kowe om dadi motivator :P

      Hapus
    3. setujuh. motivator ngeres jarang loh..

      Hapus
    4. memotivasi diri wae angel un. urip kok isine mung galaw dotkodotaidi...

      Hapus
    5. ngeres ya disapu dong...

      Hapus
    6. hahaha. Bener juga Mas, sempet kepikiran apa belajar dadi motivator wae yo? soale kan enak, modale cuman abab. Ditambah slide presentasi sithik lah Mas.
      Tapi kok isin dhewe ndeleng kenyataan hidup.
      Sing penting awak dhewe ngerti kondisi sebenere mas ya?

      Hapus
    7. udahsok jadi motivator saja
      modal abab dan sedikit kewibawaan bisa dapat duit banyak..

      Hapus
  2. bersyukur aja dengan yang kita miliki sekarang lah...ra sah neko-neko.....sukuriiiiiiinnnnn

    BalasHapus
  3. Ya, ya, ya.... selagi namanya manusia.... ya tetap manusia Kang. Dia tidak bisa terlepas dari sifat dasarnya. Seperti orang banyak yang menghafal sebuah teori yang indah, dan hanya menjadi perdebatan argumen belaka.

    Kita akan tahu bagai bamana suatu nilai diri, dimana pada saat kita atau pun manusia menghadapi permasalahannya sendiri. Itu sih kakta kake dan nenek saya Kang. Bukan motivator-motivator seperti itu.

    Sukses selalu
    Salam Wisata

    BalasHapus
    Balasan
    1. intinya praktek tak selalu seindah teori ya, pak...
      walau kadang tak sesulit teori juga

      Hapus
  4. motivator paling hebat itu adalah diri kita sendiri dan keluarga.. bukan si A,B atau C..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang paling dahsyat anak, om...

      Hapus
  5. ehm.. ada benarnya juga, kadang motifator cuma sekedar motifator tapi juga ga mudah untuk membuktikan atau menirunya. dan soal uang, iya juga.. ga smua itu indah di nilai dengan materi. buktinya, tukang becak kadang lebih bisa bahagia dengan uangnya daripada orang kaya dengan setumpuk masalahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi kadang perlu juga buat menghibur diri, om...

      Hapus
  6. aku setuju kalau itu hanya strategi si RK untuk menghindari pajak. Setahuku, yang dia nyatakan bangkrut hanya satu perusahaannya saja, dia kan punya banyak unit usaha.
    semakin keatas memang perlu usaha semakin keras, jadi semakin sulit juga menyeimbangkan antara kerja dan keluarga ... yang penting bisa mensyukuri apa yang ada ... met ngoding mas ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengalihan isu doang yo om
      ya kaya kasus porong aja
      sengaja dibikin pt lapindo minarak untuk urus ganti rugi
      sementara lapindo brantasnya adem ayem...

      Hapus
  7. apa bae bisa kedadean ya Kang.. apa maning enyong, Gusti Allah bisa setiap saat bisa mengambil apa saja dari umatnya dengan kekuasaanNya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sakdermo nglampahi yo lik
      tapi kenrimoen ya kadang bikin semangat kurang
      hehe mumet

      Hapus
    2. jane aq arep komen "nak mumet ngumbe panadol" tapi mbok darani spam...wkwkwkwkwkwk

      motivator sih panganan apa ya? aq ngertine esuk mangkat embret,sore bali adus trus bukak blog,anak bojo adoh...hiburane mung latop tok.
      kerja ndina2 hora sugih2 ya ngenes juga...haaaaaa

      Hapus
    3. yang penting sugih atine lik
      lumayan bisa berbagi hati ke mana mana
      hehe

      Hapus
    4. kiye minggu pada prei mbok? pada ngapa kiye kadang-kadang sing mbujang nang paran?

      Hapus
    5. ndodok nangarep latop lik zac....heeeeeee

      Hapus
    6. ya mengikuti parikan
      nasi uduk ikannya tongkol, lik...

      Hapus
    7. ati ati kepesing, om...

      Hapus
  8. Horang kaya, horang kaya :D

    Komen opo iki?

    Komen nyampah, soale ndak bisa OOT kayak di MP

    #YangPentingKomen :D

    BalasHapus
  9. Bagi saya, motivasi agak kurang bisa masuk kalau datangnya dari para ahli teori. Justru dari pengalaman orang lapanganlah, saya sering mendapatkan motivasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti kalo ada pemain bola kasih motivasi didenger dong
      hehe pisss...

      Hapus
  10. Jangan-jangan kayak telkomsel yang kemarin neh critanya, hehehe. Tapi aku dah baca berita itu sebelumnya. Kalau dilihat dari buku Khiyosaki (aku dah melahap hampir seua bukunya , heheh) yang dia sangat benci bankir, bisa jadi hanya muslihat saja untuk mengelabuhi bankir. Hehehe, tepat prediksi panjengan mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah penggemar berat kiyosaki neh...?
      berbakat banyak duit
      haha

      Hapus
  11. Betul, itu strateginya Kiyosaki. Sama seperti pengusaha yg bilang dia bisnisnya rugi. Dibilang rugi, karena target labanya harusnya 10 M, tapi dapatnya 2 M.

    BalasHapus
    Balasan
    1. rugi itu bukan karena tekor ya..?
      tapi karena untungnya ga sebanyak yang dia harepin

      Hapus
  12. halo, baru berkunjung disini. ini postingan wow sambil koprol, bener kata pak mars motivator paling memotivasi itu ya orang-orang di sekitar kita. soale kalo teori tok ya sudah pasti dibuat sempurna.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekali kali boleh kok buat membuka wawasan biar harapan ga surut
      yang penting inget bahwa hidup tak semudah celoteh mereka..

      Hapus
  13. sebenarnya motivator yg paling hebat ya perempuan mas

    contohnya gini, ketika sampeyan lagi males diajak belanja sama istri, lebih melih tiduran di rumah

    tapi ketika istri bilang "mas, ayok mas ke pasar, nanti malam dikasih dobel deh"

    pasti langsung lari dan semangat berangkat ke pasar, wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu mah motivasi antara kebutuhan dan keterpaksaan...
      hehe

      Hapus
  14. kaya pepatah hidup tidak semudah cocote mario teguh yah

    BalasHapus
  15. di sini nggak ada profesi motivator, bisa ngamuk oran sini kalau ada yang memotivasi mereka, kayak digurui saja.Mereka punya motivasi dr diri mereka sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti peluang kui bu
      udah biasa dicurhatin orang tho...?
      nah apa salahnya kasih motivasi

      Hapus
  16. Mung ngakak... itu bisnis property juga gak nyata. Tau gak pimpinan bimbel di Jogja yang ngetop itu? Bojone sempet kabur trus njaluk pisah. Prinsipe memutar uang dengan uang orang lain. Duit banyak tapi panas yo banyak pembenaran tur gak tenteram...

    BalasHapus
    Balasan
    1. berteori kan emang paling enak, mi...
      yang penting kan dapat duit tho..?

      Hapus
  17. motivator kalau orientasinya cari untung dunia, pastinya semua orang juga bisa jadi motivator

    modal mulut + mimpi doang :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi kan nasib orang ga ada yang sama, bro...

      Hapus
  18. 'Sisi banyak uangnya memang iya asik. Tapi kehidupan pribadinya banyak yang kacau. Paling banyak adalah keluarga ga keurus, akrab dengan dunia remang-remang dan selalu menganggap segalanya bisa dibeli dengan uang'

    Hal seperti itulah malah yang kerap ditemui pada orang yang kooaaayaaa rooaaayaaa ...

    Motivator ulung itu anak kita sendiri ! Betul sekali Kang...sengtujuu kuwe !!

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengalaman pribadi ya..?
      jangan jangan bekas motivator :D

      Hapus
  19. dimana-mana ada motivasi bergantung habitatnya, di tempat kaya jadi kaya, di pinter jadi pinter, di hutan ..jadi anak macan. eh, ada?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di hutan nangkep babi bisa kaya
      kalo mau ngepet
      haaha

      Hapus
  20. jurnal yg luar biasa...
    ditunggu kunjungan baliknya #balas dendam

    BalasHapus

Sebelum membaca jurnal ini mohon untuk membaca Disclaimer dari Blog Rawins. Memberikan komentar dianggap telah menyetujui Disclaimer tersebut. Terima kasih

© 2011 Rawin, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena