06 Agustus 2011

Banyakin Tidur

Bulan puasa atau engga, pola kerjaku hampir tak ada perubahan. Malam begadang, bilangnya coding padahal ceting atau blogging sampe nungging. Subuh baru tidur dan siang baru bangun lalu berangkat ke lapangan untuk pindah tidur. 

Sudah dikasih tahu gitu masih ada yang suka nanya, kerjanya kapan. Ya memang kerjaannya begitu, begadang dan tidur siang. Sambilannya kadang-kadang naik tower, narik-narik kabel, bongkar-bongkar komputer tanpa bisa pasang atau bikin script engga jelas yang aku sendiri ga bisa bacanya.

Sedikit perubahan yang terjadi di bulan puasa adalah menambah porsi ibadah. Soal ibadah, besar kecilnya ga terlalu berpengaruh yang penting keikhlasannya. Ibadah juga tidak boleh dan tidak ada yang memberatkan. Semakin kita merasa ringan menjalankan ibadah, bisa diartikan semakin ikhlas kita dan semakin mudah diterima di sisi-Nya. Karena tidur siang itu termasuk ibadah, ringan, tidak memberatkan dan aku sangat ikhlas menjalaninya, makanya aku perbanyak tidur di siang hari selama puasa agar bertambah segala amal pahala.

Dalam undang undang dasar dan peraturan tentang ketenagakerjaan, masalah ibadah merupakan hak setiap karyawan. Perusahaan wajib mempermudah ibadah karyawan dan dilarang keras mengganggu urusan peribadahan. Jadi bila perusahaan menegur aku tidur siang, sama artinya telah melanggar undang-undang tentang kebebasan beribadah di tempat kerja. Lagian ramadhan itu bulan penuh ampunan, jadi tidak pada tempatnya bos marah tanpa ampun.

Okelah teman...
Banyak-banyaklah beribadah
Banyakin tidur
Kurangin nyusu..

Mobile Post via XPeria

15 comments:

  1. yang penting ikhlasnya. nyusu juga boleh asal niatnya ibadah.

    BalasHapus
  2. alasan aja nih hihihi. kalau malam ceting sama ibunya citra ya?

    BalasHapus
  3. wah saya pernah kerja di non muslim, malah ndak ada prioritas walo puasa, mungkin pikir mereka sapa suruh kamu puasa wkwkwk

    BalasHapus
  4. tidur boleh asal ikhlas, apalagi tidur juga ibadah hehe
    banyak tidur, nyusunya jangan ketinggalan.. yang ikhlas.. hehe

    BalasHapus
  5. Hadehhhhh... othak athik gathuk, pinter temen le nggawe alasane Kang..

    BalasHapus
  6. banyakin tidur,,
    banyakin ngopi,,
    hahhahahaha
    (gaya mbah surip,, )

    BalasHapus
  7. ini sih namanya alibi...
    hhhh....

    BalasHapus
  8. wahahaha... posting pake Xperia ya? pake Nokia belum bisa upload foto je...

    BalasHapus
  9. tidur juga ibadah, tapi jangan tidur melulu

    BalasHapus
  10. Bulan Ramadhan memang istimewa sekali. Tidurpun konon termasuk dihitung ibadah. Kalau bulan yang lain di luar Ramadhan maka bila tidur berarti 'catatan bukunya' kosong atau tidak ada isinya. Tampaknya di bulan Ramadhan cenderung produktifitas agak menurun. Jam kerja dipangkas. Kalau terlalu aktif bekerja dan ada di luar ruangan akibatnya kita bisa lemas dan dahaga sekali. Semoga sukses.

    BalasHapus
  11. Tidur termasuk ibadah? Wah, baru tau gua. Oke deh, mulai sekarang gua akan lebih rajin ibadah, hehehe

    BalasHapus
  12. Tidur termasuk ibadah kan mas?
    Sholat juga ibadah kan?
    Nah..sholat sambil tidur ibadahnya berlipat ganda tuh, wkwkwkwk... :))

    BalasHapus
  13. Kata beberapa org sih hadis yg blg tidur itu ibadah ndak sahih.
    Tp semua kembali ke pribadi msg2. Mana yg mw diyakini.

    BalasHapus

Sebelum membaca jurnal ini mohon untuk membaca Disclaimer dari Blog Rawins. Memberikan komentar dianggap telah menyetujui Disclaimer tersebut. Terima kasih

© 2011 Rawin, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena