23 Mei 2011

Meleset

Kenyataan selalu ada yang berubah dari apa yang diinginkan semula. Untungnya tak semua perubahan itu dirasakan tak enak. Seperti aku yang berbulan-bulan selalu membayangkan cuti akan diisi istirahat panjang, bobo siang, bermalasan dan sebagainya. Ternyata begitu bisa pulang kampung, bobo siang malah jadi kenangan.

Hanya hari pertama di rumah aku bisa leluasa memejamkan mata. Sorenya, Citra yang katanya habis sakit sudah pecicilan seperti saat sehat dulu. Ibue yang semula tampak lelah juga mendadak sehat wal afiat. Jadinya rencana bobo sehari-hari harus mengalah mengikuti permintaan orang-orang tersayang untuk jalan-jalan sepanjang hari.

Sudah tak heran lagi dengan acara tanpa rencana. Seperti bilang ingin muter doang ke Malioboro, jebul-jebulnya bisa jadi bakar ikan di pantai Depok ujung Parangtritis sana. Bilang ingin menyusuri jalan Solo bisa berakhir dengan makan-makan di Dapur Solo dekat stasiun Purwosari Solo sana. Ingin duduk-duduk sebentar di air mancur dekat kretek kewek, malah jadi pulang malam karena duduknya di Grojogan Sewu, Tawangmangu sana.

Weslah...
Dinikmati saja. Meleset-meleset dikit dari angan ga masalah. Toh segalanya juga demi keluarga. Kalopun kenyataan bisa memberi kesempatan sesuai bayangan, kadang malah aku nya yang keburu lemes dengkul duluan.
Seperti niat ganti oli bola bali...
Haduuuh...

9 comments:

  1. yang penting sama keluarga, jadi gimanapun nyasarnya dari tujuan semula.. tetep nikmat.. ya to??. hehehe

    BalasHapus
  2. wahh yg penting teep sama kluarga loh mas... salam buat kluarga moga sehat selalu dan bisa kumpul sama sama selalu ..amin

    BalasHapus
  3. hai Ucrit.. lucunya dirimuu.. ♥

    BalasHapus
  4. kadang yg spontan itu lebih menyenangkan ^^
    meleset untuk hal baik kayaknya masih dimaafkan dech :)

    BalasHapus
  5. assalamu'alaikum Kang,
    wah pulang kampung nih, tentu menjadi vitamin yang luar biasa dalam membangun kebahagiaan bersama Istri dan Ning Citra. Apapun bisa berbeda dari apa yang kita rencanakan karena semua telah terbalut suasana kebahagiaan.
    yang terpenting perbedaan jarak mampu membangun rasa cinta yang semakin menggunung dan kelak akan menjadi sebuah kenangan terindah untuk anak cucu. Betul?

    BalasHapus
  6. wah asik yang jalan-jalan ....

    BalasHapus
  7. dinikmati ae wis Om, kan seneng juga.
    jalan-jalan iku menyenangkan Om,

    BalasHapus
  8. yang penting senang dan happy
    gak pa pa lah meleset sedikit
    salam kenal yach

    BalasHapus
  9. Meleset dimana aja asal memberi kenikmatan dan kepuasan buat diri sendiri kayaknya gak masalah deh mas :D
    Saya sering kok kayak gitu, hihihi...
    Awalnya hanya ingin ke A, eh..ujung2nya ke B, C dan D juga :lol:

    BalasHapus

Sebelum membaca jurnal ini mohon untuk membaca Disclaimer dari Blog Rawins. Memberikan komentar dianggap telah menyetujui Disclaimer tersebut. Terima kasih

© 2011 Rawin, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena