14 Juni 2010

Memilih Jodoh 3D atau 3B..?


Dalam seminggu ini sudah dua orang teman cowok yang mengeluh tentang sulitnya mencari istri, sementara usia sudah semakin melambung. Temanku yang pertama sebenarnya cukup ideal ukuran casingnya untuk kategori cowok. Pacarnya juga banyak. Tapi entah kenapa ketika harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dia selalu gagal. Sampai-sampai dia kehilangan rasionalitasnya dengan mengatakan, "pasti ada mantanku yang sakit hati lalu main dukun neh..."

Kalo aku sendiri justru melihat kegagalannya itu karena prinsip hidup dia yang terlalu hati-hati. Memilih jodoh dianggapnya seperti memeriksa keaslian uang. Dia pakai prinsip 3D, dilihat, diraba, dicoba. Bisa jadi dia batal menikah hanya karena gagal mencoba. Atau karena gagal meyakinkan calon istrinya setelah percobaannya tidak memuaskan.


Dia juga tak sepenuhnya percaya jodoh di tangan Tuhan semata. Karena menurutnya hansip pun bisa jadi biro jodoh alternatif. Tapi jangankan berjodoh dengan perempuan, dengan hansippun dia tak juga berjodoh. Tak ada hansip yang mau mengurus keinginannya itu. 

Sampai-sampai dia ikut audisi yang diadakan oleh orang tua kaya yang anaknya cantik jelita. Ada tiga orang peserta audisi dan ditanya satu persatu tentang apa yang dimiliki untuk membahagiakan anak perempuannya. Yang pertama menjawab punya jabatan, rumah, mobil dan segala yang serba mewah. Yang kedua mengatakan sudah punya NPWP. Dan temanku itu menjawab, "Saya tak punya jabatan atau NPWP. Tapi saya punya benih dalam perut anak bapak..."

Tetap saja gagal oleh peserta pertama. Matre loe...

Temanku kedua perilakunya lebih baik dan tidak sejahat yang pertama dalam urusan perkelaminan. Dia bisa dikategorikan orang baik-baik. Tapi nasib dan jodohnya tetap saja jauh. Dia pernah mengeluh tentang prinsipnya dalam urusan perjodohan. Sama sih dalam 3 kategori seperti temanku pertama, tapi bukan 3D, melainkan 3B sesuai dengan budaya Jawa. 

Katanya secara bibit atau keturunan dia merasa tak bermasalah. Keluarganya tidak ada yang eks tapol atau ikut aliran sesat. Secara bebet atau lingkungan juga oks banget, karena dia hidup di lingkungan pesantren yang jauh dari penyakit masyarakat. Terakhir secara bobot atau nilai pribadi, dia tak merasa ada kekurangan yang teramat sangat walau tak bisa dikatakan berlebihan. 

"Masa sih pengen cari istri yang cantik aja susahnya minta ampun..." begitu keluhannya di akhir curhatnya.

Walau aku bukan adiknya malaikat pembagi jodoh, tetap saja aku harus mau menanggapi agar ga dianggap tidak setia kawan. Kadang aku bingung juga harus berkata apa, tapi tetap saja tak boleh terucap. Dan akhirnya aku bilang, "3B mu salah, ndol..."
"3B kan bibit bebet bobot. Emang yang bener gimana..?"
"Kalo buatku artinya ga gitu. B yang pertama artinya berusaha.."
"Wah, aku ga kurang-kurang tuh. Asal ada yang menarik hati pasti kukejar. Gunung kudaki lautan ku seberangi..."
"Berarti harus melakukan B yang kedua, berdoa..."
"Aku sudah berdoa setiap waktu. Sampai bermacam-macam wirid dan puasa sudah aku lakukan. Tetap saja Luna Maya ga jatuh hati kepadaku..."
"Hmmm... Berarti B yang ketiga belum kamu lakukan kali..?"
"Apa itu..?"
"Bercermin deh..."

Ngaca loe taplak..!

Just for fun teman...
Sekalian ijin libur ngeblog beberapa hari
Mau pulang kampung untuk aqiqah anak
Trus bablas ke Balikpapan urusan kerjaan
Sampai ketemu minggu depan deh...



19 comments:

  1. ya ampun,,,

    jgn brprsgka ya bruk2 dlu dunk

    BalasHapus
  2. sepagi ini membaca postingan segar ^^

    3B nya oke jg....hehehe :D

    BalasHapus
  3. umy...
    kan dah dibilang ini cuman just for fun...
    hehehe maap yah...

    BalasHapus
  4. senja mau pakai juga..?

    BalasHapus
  5. hha...
    tp pernh denger cerita nih dulu...
    cm lwakan sunda..
    tp nice om..

    BalasHapus
  6. hehehe emang bukan kisah nyata kok
    pan just for fun doang sebelum ngabur...

    BalasHapus
  7. wkkk...wkkk....lucu tiga Bnya.....

    BalasHapus
  8. hahahahaha
    kocak juga
    3M???
    yang bener aja...
    emang itu cowok dua duanya???
    ehem ehem...
    cari yang seperti apa niy...
    xixixixi
    ketik application letter dulu gak nih??
    xixixix
    ^-^

    mampir2 yah ^-^, salam

    BalasHapus
  9. wahahaha9
    bisa aja lah abang satu ni... :p

    BalasHapus
  10. Hihiihiihi
    Kirain B yang ketiga Bunuh Diri. :-D

    BalasHapus
  11. Kekekkekekekek
    Bercermin ah, saya jelang kepala tiga juga lom dapet jodoh neh *promosi*

    BalasHapus
  12. taplaknya itu lho... wakakkkak

    BalasHapus
  13. wakakak ujung ujungnya ga enak 3b TERAKHIR BERCEMIN..XIXIXIX

    BalasHapus
  14. Weh, bercermin? Mungkin bener.Banyak cowok yang ngerasa dirinya layak mendapat cewek sempurna, padahal dirinya banyak kekurangan. Tapi, untuk kasus abangku, kayaknya dia cuma butuh 1 B lagi, berani. Dia takut ditolak. Trauma kali ya, hehe...

    BalasHapus
  15. soal jodoh jadi inget dewa Yu Lau yang ngatur perjodohan manusia di kera sakti wakaka

    BalasHapus
  16. B yang ketiga bikin tepok jidat

    BalasHapus

Sebelum membaca jurnal ini mohon untuk membaca Disclaimer dari Blog Rawins. Memberikan komentar dianggap telah menyetujui Disclaimer tersebut. Terima kasih

© 2011 Rawin, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena